Situs media online terkini yang menyajikan berita politik dan kabar dari dalam negeri maupun mancanegara yang sedang menjadi viral di media. Tapsel, Madina, Padangsidempuan, Palas Paluta

LIPPSU: Sudah Sepantasnya PLN Dilaknat Yang Maha Kuasa

Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pemerintahan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari Sinik menyebutkan para pajabat PLN di Sumut sudah menyakiti hati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa karena listrik masih mati di bulan Ramadhan ini.

Apalagi pemadaman terjadi menjelang berbuka, hingga 3 jam kemudian. Bahkan satu hari bisa terjadi dua kali pemadaman.

“Bayangkan listrik mati lagi berbuka puasa. Dimana pikiran mereka. Sudah sepantasnya para pejabat PLN itu mendapat laknat dari yang Maha Kuasa karena menyakiti hati umat Islam,” ungkap Azhari.

Lanjut Azhari, pihak PLN memapberi harapan palsu kalau tidak akan ada pemadaman listrik di bulan Ramadhan. “Itu hanya menutupi kebobrokannya saja kalau selama ini PLN belum mampu memenuhi keinginan masyarakat,” ungkap Azhari.

Tak sampai di situ, tarif dasar listrik juga terus naik sembari berjalannya waktu, dimana kebutuhan masarakat juga semakin menigkat, namun taraf hidup masyarakat belum tentu meningkat.

Dilain kesempatan, Ketua DPRD Sumatera Utara Ajib Shah mengimbau kepada Perusahaan Listrik Negara dan juga PDAM Tirtanadi untuk membenahi pelayanan selama bulan Ramadhan agar tidak mengganggu kekhusyukan umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Ia mengakui, banyak pihak yang mengeluhkan pelayanan dari masyarakat yang merasa ibadah puasanya terganggu akibat pemadaman listrik serta aliran air yang selalu mati. Sedangkan PDAM Tirtanadi yang memiliki direksi dan manajemen baru diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik selaku BUMD.

“Kami berharap, hal ini bukan bentuk kesengajaan karena benar-benar meresahkan masyarakat,” katanya usai memimpin rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/7).

Ia juga meminta kepada PLN untuk segera memperbaiki kondisi yang ada karena masyarakat sangat membutuhkan listrik baik saat beraktivitas maupun beribadah.

“PLN jangan mencari alasan. Jangan sparepart dan segala macam dijadikan alasan untuk mematikan lampu. Jangan “meninabobokkan” masyarakat dengan janji-janji,” kata Ajib.

Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho diharapkan dapat mendekati pemerintah pusat, baik ke Kementerian ESDM mau pun Kementerian BUMN untuk mencari terobosan dalam mengatasi krisis listrik yang ada.

“Jangan sampai manajemennya yang baru, tetapi kinerjanya justru lebih buruk dari yang lama,” kata Ajib Shah.

LIPPSU: Sudah Sepantasnya PLN Dilaknat Yang Maha Kuasa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andri Michael

0 comments: