Situs media online terkini yang menyajikan berita politik dan kabar dari dalam negeri maupun mancanegara yang sedang menjadi viral di media. Tapsel, Madina, Padangsidempuan, Palas Paluta

Wakil Walikota Sibolga Mengundurkan Diri

Sibolga, Wakil Walikota Sibolga Marudut Situmorang menyampaikan pernyataan mengundurkan diri, setelah istrinya maju mendaftarkan diri ke partai politik (Parpol) sebagai bakal calon Walikota Sibolga pada Pemilukada 2015. Hal itu dimaksud untuk menjaga netralitas dirinya sebagai pejabat negara atau sebagai Wakil Walikota Sibolga aktif.

Pengunduran diri orang kedua di lingkungan Pemko Sibolga masih harus menjalani proses di DPRD, selanjutnya menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sehingga, Marudut masih belum bisa meninggalkan “tahta” yang didudukinya saat ini.

“Ya, saya masih tetap harus bekerja sebagaimana biasanya, demikian juga masih menerima gaji, menunggu terbitnya surat pengesahan pengunduran diri turun dari Mendagri,” kata Marudut kepada wartawan, kemarin di Sibolga.

Marudut mengungkapkan, pernyataan pengunduran dirinya ini telah disampaikannya dalam surat pernyataan bernomor 881/740/2015 tertanggal 27 Mei 2015, ditujukan kepada pimpinan DPRD Sibolga melalui Sekdako Sibolga pada 29 Mei 2015, guna dapat diproses selanjutnya. Juga kepada Walikota, Gubernur Sumatera Utara, dan Mendagri beserta unsur Muspida plus Kota Sibolga dalam bentuk surat tembusan.

“Isinya menyatakan sejak Rabu, 27 Mei 2015, saya menyatakan mengundurkan diri,” sebut Marudut.

Dia mengatakan, pengunduran dirinya ini berdasarkan pemikiran rasional dan sudah dipikirkan sejak enam bulan lalu. Dia pun menepis pengunduran dirinya ini, dikait-kaitkan dengan isu konflik antara dirinya dengan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk.

“Ini murni untuk memberikan ruang fair play kepada pihak–pihak yang mau bertannding mencalonkan diri sebagai KDh dan Wakil KDh. Sehingga tidak ada persepsi orang kepada saya memanfaatkan jabatan untuk membantu atau mendukung seseorang,” tukasnya.

Menurut Marudut, pengunduran dirinya ini tidak akan menganggu roda pemerintahan dan pertanggungjawaban tugas, karena Badan Pemeriksa Keuangan Propinsi (BPKP) juga sebelumnya sudah selesai melaksanakan tugas-tugasnya, demikian dengan pertanggunggjawaban SKPD sudah berjalan.

Surat pengunduran dirinya juga juga tidak serta merta langsung keluar dan mendapatkan pengesahan. Namun masih akan berproses panjang, sebagaimana masih akan diparipurnakan di DPRD, selanjutnya disampaikan ke Gubsu dan Mendagri di Jakarta.

“Paling surat pengesahan pengunduran itu pada Juli 2015 mendatang. Hanya memang saya pikir, inilah waktunya untuk menjaga netralitas sebagai pejabat negara atau Wakil Walikota Sibolga,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori mengungkapkan, pengunduran itu sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) No. 6/2005 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian KDh dan kemudian PP No 17/2005 yang diubah dalam PP No. 25/2007, PP No. 49/2008 dan PP No. 79/2014 serta UU No. 32/2014 tentang pemerintah daerah.

Namun, pihaknya sampai saat ini belum menerima secara resmi surat pengusulan pengunduran Wakil Walikota Sibolga tersebut, dari Pemko Sibolga untuk selanjutnya dapat diparipurnakan di DPRD.

“Kita berharap kepada Pemko Sibolga segera mengajukan surat tersebut ke DPRD, jangan diperlama karena kita juga ingin pemilihan KDh berjalan demokrasi. Kalau sudah sampai ke DPRD Sibolga, juga berharap kepada pimpinan dan Badan Musyawarah DPRD segera menjadwalkan rapat paripurna sesuai dengan ketentuan untuk mendapatkan persetujuan DPRD,” ujar Jamil.

Sikap Satria

Dia memandang, pengunduran diri Wakil Wali Kota Sibolga tersebut merupakan sikap seorang kesatria, yang bersedia menanggalkan semua atribut jabatan untuk mempersilahkan pihak-pihak yang berkepentingan dalam Pilkada bermain secara fair play. Hal ini juga dilihat dari faktor istri dari Wakil Walikota Sibolga itu yang telah mendaftar ke beberapa parpol sebagai calon KDh.

“Kita berharap jangan ada politisi yang menghalang-halangi niat baik dan keinginan Wakil Walikota Sibolga mengundurkan diri. Kita ingin Pilkada berjalan demokrasi dan fair play. Ini juga sebagai contoh bagi pejabat lain,” tandasnya. (yan)

Wakil Walikota Sibolga Mengundurkan Diri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andri Michael

0 comments: