Situs media online terkini yang menyajikan berita politik dan kabar dari dalam negeri maupun mancanegara yang sedang menjadi viral di media. Tapsel, Madina, Padangsidempuan, Palas Paluta

Desa Dapat Jatah Rp9 T

Mimpi masyarakat desa untuk mendapat dana langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) segera menjadi kenyataan. Dalam Rancangan APBN 2015, pemerintah memberikan jatah khusus untuk pos Dana Desa.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana mengatakan, alokasi Dana Desa ini merupakan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Tahun depan, anggarannya Rp9,06 triliun,” ujarnya saat konferensi pers RAPBN 2015 di Kantor Ditjen Pajak kemarin (15/8).

Menurut Armida, Dana Desa dialokasikan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dana ini dibagi berdasar kriteria variabel jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah dan tingkat kesulitan geografis. “Jadi, nanti jatah untuk masing-masing desa bisa berbeda-beda,” katanya.

Apakah rata-rata jatah per desa bisa mencapai Rp1,4 miliar sebagaimana yang dijanjikan selama ini? Armida menyebut, khusus anggaran Dana Desa, nilainya akan lebih kecil dari angka Rp1,4 miliar. Dengan 74 ribu desa yang tersebar di sekitar 500 kabupaten, maka jatah rata-rata per desa sekitar Rp122 juta. “Namun, jumlah riil yang nanti diterima desa bisa lebih dari itu,” ucapnya.

Armida mengatakan, selain memperoleh jatah dari anggaran Dana Desa, pemerintah desa juga mendapat alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota, yakni bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) kabupaten/kota paling sedikit 10 persen, alokasi paling sedikit 10 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota setelah dikurangi dana alokasi khusus. “Lalu, masih ada lagi bantuan keuangan dari APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota,” sebutnya.

Sesuai undang-undang, lanjut dia, alokasi Dana Desa dimungkinkan untuk terus naik hingga 10 persen dari total Dana Transfer Daerah. Sebagai gambaran, Dana Transfer Daerah dalam RAPBN 2015 ditetapkan sebesar Rp630,92 triliun. Dengan begitu, alokasi Dana Desa memungkinkan untuk mencapai Rp63 triliun. “Tentu, kenaikan besaran Dana Desa akan dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan negara,” jelasnya.

Menteri Keuangan Chatib Basri menambahkan, alokasi Dana Desa harus dibarengi dengan pengawasan oleh pemerintah kabupaten/kota agar dana tersebut bisa dikelola dengan tertib, transparan, akuntabel dan berkualitas.

“Karena itu, pemerintah kabupaten/kota bisa memberikan sanksi berupa penundaan pencairan Dana Desa jika kepala desa terlambat menyampaikan laporan, atau Dana Desa digunakan tidak sesuai prioritas,” ujarnya.

Desa Dapat Jatah Rp9 T Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andri Michael

0 comments: